7 Pilihan Material Dinding Kamar Mandi dan Tips Waterproofingnya!

7 Pilihan Material Dinding Kamar Mandi dan Tips Waterproofingnya!

Dinding kamar mandi memerlukan pemilihan material yang pas. Area ini harus memiliki permukaan yang tidak menyimpan air dalam waktu lama. Berbeda dengan lantai, area dinding perlu didesain dengan permukaan lebih licin.

Saat ini, ada beberapa material yang cocok untuk area ini. Mulai ubin hingga batu alam, semua memiliki kelebihan masing-masing. Jika Anda masih ragu, ada beberapa rekomendasi yang bisa menjadi pilihan!

7 Material Dinding untuk Kamar Mandi, Mana yang Terbaik?

Tidak perlu bimbang menentukan pilihan, beberapa informasi berikut bisa menjadi acuan sebelum Anda memutuskan! Apa saja rekomendasinya? Simak selengkapnya di sini!

  • Material Ubin

Ubin bisa menjadi pilihan tepat untuk dinding kamar mandi karena memiliki banyak keunggulan. Ubin tahan air sehingga dinding tetap kering meski sering terkena cipratan air. 

Permukaannya juga mudah dibersihkan, sehingga kebersihan kamar mandi lebih terjaga. Selain itu, ubin tersedia dalam berbagai motif, warna, dan ukuran yang bisa disesuaikan dengan interior. 

Material ini juga tahan terhadap kelembaban dan jamur, sehingga kamar mandi lebih sehat untuk digunakan. 

  • Semen Ekspos

Semen ekspos terlihat modern dan alami. Material ini kuat dan tidak mudah rusak meski terkena kelembaban tinggi. Dengan permukaan yang halus dan rata, kamar mandi terbebas dari kelembaban. 

Semen ekspos juga mudah dibersihkan sehingga tahan terhadap jamur dan lumut. Tak kalah penting, dinding kamar mandi dengan material ini menjadi solusi praktis dan tahan lama.

  • Batu Alam

Batu alam memang tidak pernah bosan untuk direkomendasikan. Material ini kuat dan tidak mudah rusak meski terkena kelembaban atau cipratan air secara terus-menerus. Batu alam juga tahan terhadap jamur dan lumut, sehingga kamar mandi tetap bersih. 

Selain itu, motifnya yang unik memberikan tampilan estetis yang berbeda pada setiap dinding. Ruangan pun terlihat lebih menarik. Perawatannya relatif mudah, dan batu alam mampu menjaga suhu dinding tetap stabil. 

Untuk dinding kamar mandi, Anda juga bisa mengaplikasikan pelindung seperti SikaTop-107 Plus. Pelapis kedap air ini memiliki campuran siap pakai, mudah digunakan, dan daya rekat yang baik. 

Produk juga terdiri dari campuran siap pakai, tidak korosif, tidak beracun, dan cukup fleksibel. Kamar mandi Anda pun tahan terhadap abrasi dan erosi.

Pemilihan lapisan waterproofing untuk kamar mandi harus tepat agar Anda terhindar dari masalah rembes dan lembab. Untuk itu, SikaTop-107 Plus bisa menjadi pilihan tepat.

  • PVC Laminasi

PVC laminasi juga menjadi pilihan tepat karena kepraktisannya. Material ini tahan air sehingga dinding tetap kering meski sering terkena air. Selain itu, permukaannya halus dan mudah dibersihkan. 

PVC laminasi juga tersedia dalam berbagai motif dan warna, sehingga bisa Anda sesuaikan dengan ruangan. Material ini dikenal ringan dan tidak mudah rusak, sehingga umur pemakaian lebih panjang. 

Pilihan material di atas sangat direkomendasikan karena mampu mendukung fungsi kamar mandi. Material memiliki permukaan yang cocok untuk dinding sehingga air tidak menggenang dalam waktu yang lama.

Baca juga

Tips Waterproofing yang Tepat!

7 Pilihan Material Dinding Kamar Mandi dan Tips Waterproofingnya!

Sumber : Pexels

Setelah mengetahui material yang tepat, Anda juga perlu memikirkan pengaplikasian lapisan pelindung. Ini agar dinding kamar mandi bebas dari rembes dan lembab. Lantas, bagaimana tips untuk melakukannya?

  • Perhatikan Area Sudut dan Pertemuan Dinding

Kita perlu memperhatikan area sudut serta pertemuan antara dinding dan lantai. Bagian ini menjadi titik rawan rembes karena air mudah mengendap dan sulit mengalir sempurna. 

Saat lapisan pelindung tidak diaplikasikan dengan teliti, air bisa meresap perlahan dan menimbulkan masalah di kemudian hari. Retak halus sering muncul lebih dulu di sudut dinding tanpa disadari. 

Oleh karena itu, proses waterproofing sebaiknya dimulai dari area ini dengan lapisan yang merata dan cukup tebal. Gunakan bahan yang fleksibel agar mampu menjembatani dengan baik. 

  • Cek Instalasi Pipa dan Area yang Rusak

Langkah ini juga penting! Perlu diketahui, kebocoran sering tidak terlihat dari luar. Pipa yang retak kecil bisa menjadi sumber rembesan air. Area dinding yang lembab juga patut diteliti. 

Anda perlu memastikan tidak ada tetesan air tersembunyi di balik dinding. Cek juga bekas jamur atau cat yang mengelupas. Tanda tersebut menunjukkan adanya masalah air. 

Jika dibiarkan, lapisan tidak akan bekerja maksimal. Sebaiknya perbaikan dilakukan lebih dulu sebelum pengaplikasian dilakukan.

  • Lakukan Pengecekan Ulang

Banyak orang menganggap pekerjaan sudah tuntas begitu lapisan diaplikasikan. Padahal, hasil akhir perlu diperiksa kembali. Lihatlah apakah ada bagian yang terlewat. 

Perhatikan area yang tampak lebih tipis atau tidak rata. 

Cek juga sudut dan sambungan dinding. Air sering merembes dari bagian tersebut. Jika ditemukan area yang kurang, perbaikan bisa langsung dilakukan. 

Sekarang, Anda tak perlu khawatir kamar mandi rembes dan lembab dengan pemilihan material yang sesuai. Selain itu, dukungan waterproofing juga menjadikan area berfungsi lebih optimal. Bagaimana? Mana material dinding pilihan Anda?

Waterproofing Sika untuk Lindungi Kamar Mandi!

Berbicara lapisan anti bocor di kamar mandi, Sika tentu menjadi jawaban tepat untuk Anda pilih. Sika telah memiliki pengalaman selama 114 tahun dalam menghandle proyek global, seperti Teater Royal Shakespeare di UK.

Sika juga menjadi yang pertama dalam mencetuskan waterproofing semen di Indonesia. Salah satu produk tepat untuk melindungi kamar mandi Anda tentu dengan SikaTop-107 Plus!

Siap memilih material yang tepat untuk dinding kamar mandi dan aplikasikan pelindung berkualitas? Dukung proyek Anda bersama waterproofing Sika yang terpercaya untuk memberikan proteksi maksimal!

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *